Showing posts with label Info. Show all posts
Showing posts with label Info. Show all posts

Wednesday, March 25, 2015

Apakah Keuntungan Menanam dengan Sistem Hidroponik itu?

Hidroponik Sistem - Apakah Keuntungan Menanam dengan Sistem Hidroponik itu? - Ilmu pengetahuan dan teknologi selalu berkembang, dalam dunia pertanian juga tidak ketinggalan, sistem pertanian berkembang pesat, salah satunya adalah dalam dunia cocok tanam sayuran. Hidroponik, itulah perkembangan ilmu pertanian modern yang semakin mempermudah para petani.

Tanaman yang ditanam dengan sistem hidroponik biasanya berupa sayuran, seperti bayam, sawi, caisim, selada, pakchoi, kobis, dan sayuran buah seperti cabe, tomat, mentimun, dan kacang.

Sistem ini memberikan banyak kelebihan dan keuntungan jika kita terapkan bila dibandingkan dengan budidaya pertanian secara umum.

Berikut ini beberapa kelebihan dan keuntungan budidaya sayuran dengan sistem hidroponik:

Apakah Keuntungan Menanam dengan Sistem Hidroponik itu?

  1. Lokasi bercocok tanam dapat menyesuaikan keadaan tempat yang kita miliki.
  2. Tidak harus berkotor-kotor dengan tanah, karena sistem hidroponik sama sekali tidak menggunakan tanah sebagai media tanamnya.
  3. Tidak ada persyaratan khusus untuk tempatnya, artinya bisa dilakukan di mana saja.
  4. Dengan sistem hidroponik, pertumbuhan dan perkembangan tanaman semakin cepat.
  5. Tanaman bisa ditanam dengan tingkat kepadatan yang tinggi sehingga tidak memakan tempat dan hasilnya pun lebih banyak dan melimpah.
  6. Tidak seperti sistem budidaya pada umunya yang harus menyesuaikan musim, dengan sistem hidroponik ini kita menanam kapan saja sesuka kita tidak tergantung musim.
  7. Karena lokasi penanaman secara hidroponik ini terlindung, sehingga dapat menekan penggunaan obat-obatan untuk hama dan penyakit tanaman, sehingga ramah lingkungan.
  8. Dapat mengurangi biaya perawatan.
Jenis tanaman yang biasa ditanam dengan sistem hidroponik ini misalnya sayuran, buah-buahan, dan tanaman hias berupa bunga-bungaan.

Demikian beberapa keuntungan jika kita menanam tanaman dengan sistem hidroponik yang bisa kita lakukan di lahan yang sempit seperti di halaman rumah, semoga bermanfaat.

Sunday, March 15, 2015

Apakah Sistem Pertanian Secara Hidroponik itu?

Hidroponik Sistem - Apakah Sistem Pertanian Secara Hidroponik itu? - Hidroponik adalah merupakan kata yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu hidro dan phonos. Hidro artinya air dan phonos artinya kerja. Hidroponik adalah budidaya tanaman menggunakan air sebagai media tanamnya untuk menggantikan fungsi tanah.

Menanam atau budidaya atau bercocok tanam adalah salah satu hobi sekaligus usaha yang memberikan hasil ganda dan memiliki daya tarik tersendiri untuk dilakukan.

Halaman rumah kita akan terlihat indah, hijau, dan segar bila kita isi dan hiasi dengan berbagai macam tanaman, terutama tanaman sayuran dan buah. Nilai gandanya adalah hasil panennya bisa memberikan tambahan penghasilan.

Pada umumnya, menanam pohon apa saja dilakukan langsung di tanah. Ada juga beberapa yang menanam di pot, polybag, atau barang bekas. Kesemua itu membutuhkan tanah sebagai media tanamnya. Namun dalam hal budidaya system hidroponik, kita tidak membutuhkan tanah sama sekali sebagai media tanamnya.

Apakah Sistem Pertanian Secara Hidroponik itu?

Ya, tentu saja itu adalah system pertanian yang diberi nama hidroponik, yaitu cara bercocok tanam yang tidak membutuhkan tanah sama sekali sebagai media tanamnya.

Dengan system pertanian hidroponik, sempitnya lahan tidak menjadi masalah lagi, karena ini tidak membutuhkan lahan yang luas.

Teknik budidaya tanaman system hidroponik telah dilakukan sejak dulu. Salah satu tempat terkenal yang melakukan budidaya hidroponik di dunia adalah di Mexico, yaitu Taman Gantung Babylon dan Tamaddun Aztez.

Menurut Marcopolo, penduduk di China telah melakukan budidaya tanaman secara hidroponik sejak dulu.

Tahun 1699, Woodward, ilmuwan Inggris telah melakukan percobaan menanam dengan menggunakan air sebagai media tanam untuk menggantikan fungsi tanah. Garam mineral atau unsur hara dilarutkan ke dalam air dengan dimasukkan sedikit tanah.

Apakah Sistem Pertanian Secara Hidroponik itu?

Tahun 1930 an, ilmuwan Amerika, Gerice, dari Universitas California telah berhasil menanam tomat dengan teknik hidroponik. Tomat tersebut tumbuh mencapai ketinggian 7,5 meter.

Perkembangan teknologi green house atau yang kita kenal dengan istilah rumah plastik telah membantu perkembangan teknik hidroponik sehingga kegiatan pertanian dapat dilakukan secara terus-menerus sepanjang tahun tidak tergantung oleh musim.