Sunday, March 15, 2015

Apakah Sistem Pertanian Secara Hidroponik itu?

Advertisement
Hidroponik Sistem - Apakah Sistem Pertanian Secara Hidroponik itu? - Hidroponik adalah merupakan kata yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu hidro dan phonos. Hidro artinya air dan phonos artinya kerja. Hidroponik adalah budidaya tanaman menggunakan air sebagai media tanamnya untuk menggantikan fungsi tanah.

Menanam atau budidaya atau bercocok tanam adalah salah satu hobi sekaligus usaha yang memberikan hasil ganda dan memiliki daya tarik tersendiri untuk dilakukan.

Halaman rumah kita akan terlihat indah, hijau, dan segar bila kita isi dan hiasi dengan berbagai macam tanaman, terutama tanaman sayuran dan buah. Nilai gandanya adalah hasil panennya bisa memberikan tambahan penghasilan.

Pada umumnya, menanam pohon apa saja dilakukan langsung di tanah. Ada juga beberapa yang menanam di pot, polybag, atau barang bekas. Kesemua itu membutuhkan tanah sebagai media tanamnya. Namun dalam hal budidaya system hidroponik, kita tidak membutuhkan tanah sama sekali sebagai media tanamnya.

Apakah Sistem Pertanian Secara Hidroponik itu?

Ya, tentu saja itu adalah system pertanian yang diberi nama hidroponik, yaitu cara bercocok tanam yang tidak membutuhkan tanah sama sekali sebagai media tanamnya.

Dengan system pertanian hidroponik, sempitnya lahan tidak menjadi masalah lagi, karena ini tidak membutuhkan lahan yang luas.

Teknik budidaya tanaman system hidroponik telah dilakukan sejak dulu. Salah satu tempat terkenal yang melakukan budidaya hidroponik di dunia adalah di Mexico, yaitu Taman Gantung Babylon dan Tamaddun Aztez.

Menurut Marcopolo, penduduk di China telah melakukan budidaya tanaman secara hidroponik sejak dulu.

Tahun 1699, Woodward, ilmuwan Inggris telah melakukan percobaan menanam dengan menggunakan air sebagai media tanam untuk menggantikan fungsi tanah. Garam mineral atau unsur hara dilarutkan ke dalam air dengan dimasukkan sedikit tanah.

Apakah Sistem Pertanian Secara Hidroponik itu?

Tahun 1930 an, ilmuwan Amerika, Gerice, dari Universitas California telah berhasil menanam tomat dengan teknik hidroponik. Tomat tersebut tumbuh mencapai ketinggian 7,5 meter.

Perkembangan teknologi green house atau yang kita kenal dengan istilah rumah plastik telah membantu perkembangan teknik hidroponik sehingga kegiatan pertanian dapat dilakukan secara terus-menerus sepanjang tahun tidak tergantung oleh musim.
Advertisement

No comments:

Post a Comment